Setelah Sempat Molor, Pemilihan Cawabup Pamekasan Akhirnya Dimenangkan Fatah

PAMEKASAN, kwknews.co.id-Setelah sempat molor sekitar satu jam akibat belum kuorum, pemilihan calon Bupati Pamekasan syaa waktu 2022-2023, akhirnya berhasil dimenangkan Cawabup Fatah Yasin dengan angka yang sangat meyakinkan yaitu 39 suara melawan Agus Mulyadi sebanyak 3 suara.

Dari perhelatan yang diadakan kemarin (28/03 debgan 45 suara anggota dewan, tidak hadir 2 orang, dan satu suara tidak sah tersebut, perolehan suara Fatah Yasin, memang diluar dugaan. Sebagaimana yang ditemukan oleh juru bicara koalisi partai pengusung, Heru Prayitno.

Heru Prayitno( jubir Koalisi)
Heru Prayitno( jubir Koalisi)

Menurut sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pamekasna ini, kemenangan suara Fatah Yasin menunjukkan bahwa seluruh partai politik di Pamekasan memiliki persepsi yang sama tentang tanggung jawab kepemimpinan daerah. “Ini suatu hal yang menggembirakan”, urai mantan koordinator Forum LSM Pamekasan ini kepada kwknews.com

Menurut politisi asal Sumenep ini, dirinya sangat yakin bahwa Fatah Yasin memang adalah pilihan yang terbaik.

” Jadi kemenangan Fatah Yasin ini adalah anugerah buat warga Pamekasan. Karena selain memiliki pengalaman yang panjang di birokrat pemprov juga termasuk tokoh yang di yang disukai publik. Buktinya dalam kontestasi pilkada di Sumenep, Fatah Yasin hanya kalah tipis dari Fauzi”.

Meskipun demikian, politisi yang tinggal di desa Sentol kecamatan Pademawu ini, berharap ke depan tak ada lagi isyu kekhawatiran terhadap potensi konflik di lingkaran birokrasi Pamekasan yang dihembuskan pihak tertentu. Sebab, pemerintah daerah itu adalah organisasi yang sudah cukup tua dan dilengkapi dengan regulasi yang sudah sangat jelas bagaimana tugas Bupati dan Bagaimana tugas wakil bupati.

Sementara itu, usai acara rapat paripurna DPRD Pamekasan, Fatah Yasin mengtaakn dirinya bersyukur kepada Allah, bukan semata-mata karena kemenangan yang diraihnya. Melainkan juga karena Pamekasan bisa menjadi contoh yang baik bagaimana proses pemilihan wakil bupati berlangsung dengan sangat demokratis ” (Ivan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *