Fasilatas Umum ( Fasun) Jalan Putar Balik Akses Keluar Masuk PA.Sumenep,fikeluhkan masuarakat,


SUMENEP, kwknews.co.id- Fasilatas Umum( Fasun) Jalan Putar Balik akses Keluar Masuk Pengadilan Agama Sumenep,  Pemerintah melalui Dinas pemukiman dan perhubungan kurang monitor jln. Trunojoyo KM 100 dan hal tersebut dikeluhkan Masyarakat.

Pasalnya pencari keadilan yang dari arah selatan jika pulang harus muter balik ke utara sepanjang 400 meter( H.Saum) begitupun jika pengguna jalan dari Utara, masih memutar balik di POM selatan( STKIP ).

Habib, asal Peragaan, pengaju cerai Talak di PA Sumenep, menuturkan kepada media ini, mengeluh jalan akses masuk PA Sumenep. Saya sudah sidang 2 kali, jika mau balik ke Paragaan haris putar balik ke utara sangat jauh mbak. imbuhnya.

Baca Juga: Demi Pelayanan Publik, Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Berikan Pinjam Pakai Mobil Operasional Pengadilan Agama Sumenep.

Lain lagi, perempuan pengaju cerai gugat nama Bella, asal Kolor, menuturkan,

“saya nyampek ke Dalam kantor PA ini harus mutar ke POM selatan mbak.”

Jalan pemisah di depan PA.Smp
Jalan pemisah di depan PA.Smp

Seorang Perempuan, ASN PA sumenep juga mengeluhkan, saya kadang lewat melawan arus jika waktu absen suda dekat. Ia berharap agar di depan kantor PA Sumenep, dibuka akses jalan putar balik, sehingga lebih nyaman terhadap pengguna jalan yang mau masuk Pengadilan Agama Sumenep.

Nur Jannah.SH.( Advokat )
Nur Jannah.SH.( Advokat )

Media ini juga menghampiri Advokat Perempuan yang diketahui bernama Nur Jannah.SH. pengacara dari Asosiasi Dewan Pengacara Nasional( DPN), dimintai konentarnya terkait jalan Putar Balik akses masuk PA Sumenep, ia menyampaikan,

Di PA Sumenep ini innovasi-innovasinya luar biasa, sarana prasarana( sarpas) juga hebat, layak dapat WBK – WBBM, namun akan lebih hebat lagi jika pimpinan PA Sumenep dapat berlomunikasu denfan Pemkab tentang jalur balik yang dirasa menyusahkan itu, saya kira hal ini tidak terlalu sulit dilakukan oleh Ketua PA Sumenep”. imbuhnya.

Jannah nama akrapnya menambahkan, seharusnyalah dinas terkait bersinergi dalam rangkan pelayanan publik. Pengacara yang juga Ketua LPMA BANHUM MERDEKA ini, juga berharap media ini jadi penyambung lidah kepada Pemkab, hitung-hitung ini masuk amal jariah, karena dilalui orang sepanjang masa. Pungkasnya.

Baca Juga: Masyarakat Kepulauan Desak Pemkab Sumenep Sediakan Kapal Antar Pulau Sebelum Ramadhon.

Terkait persoalan ini, Kepala Dinas Pemukiman dan perhubungan,( H.MOH.JAKFAR ) belum merespon Wadhao dan telpon media kwknews.

Ditempat terpisah, M.Jatim.S.Ag.SH.berharap agar jalan pembatas satu arah, dibuka akses masuk ke Pengadilan Agama Sumenep, ini demi lancarnya pelayanan Publik. Dia berpendapat Pelayanan Publik bisa terwujud bukan hanya tanggungjawab Pengadilan Agama, tapi ada dukungan Fasilitas umum dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *