HANAFI, Kades Angon-angon Membantah Pernah ditegur Camat Arjasa

Hanafi, Kepala Desa Angon-Angon
Hanafi, Kepala Desa Angon-Angon

SUMENEP, kwknews.co.id. Seakan tidak pernah sepi pemberitaan seputar Desa Angun-angun, tentu ini karena sepak terjang sang pemimpin desa tersebut selalu membuat sensasi dan gebrakan dalam memimpin desanya. Ahir-ahir ini memang jadi pergunjingan, bahwa Kades Angun-angun diduga mengabaikan pelayanan warganya. Terhadap hal ini, Kepala Desa Angon-angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Mohammad Hanafi, membenarkan dirinya belum pulang ke desanya karena masih ada urusan.

“Namun demikian, Cek Han-han, biasa ia dipanggil, menyatakan pelayanan masyarakat desa angon- angon normal-normal saja dan tidak terganggu.ditambahkan, daya sudah pasrahlan Sekdes pak Rahmat, dan jika ada hal-hal yang perlu penanganan secara khusus Sekdes selalu koordinasi dengan saya. Ujarnya.

Lebih jauh Hanafi,membantah pernyataan pihak-pihak yang menganggap pelayanan masyarakat desa angon-sngon ternengkalai, silahkan buktikan, dan saya bisa bertaruh dengan desa-desa lainnya.dengan nada meyakinkan.

Baca Juga: Pemecatan Perangkat Desa Bilis-Bilis Tidak Menentu, BPD Desa Bilis-bilis, Geruduk Kantor Kecamatan Arjasa Kabupaten

Mengutip media Radar Indonesia Online pada, Rabu (23/2/2022). Salah satu Perangkat Desa Angon Angon yang dikonfirmasi membenarkan bahwasanya, si kepala desa sudah lama tidak masuk sejak dari pergantian tahun baru lalu.

“Sampai kurang lebih tiga bulan meninggalkan kewajibannya sebagai kades yang sudah dipilih dan dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi pemimpin desa dan memajukan Desa Angon Angon, justru disalah gunakan,” ujar Perangkat tersebut.

Hal itu, lanjut Perangkat Desa Angon-Angon, tentunya tidak sesuai dengan harapan masyarakat yang mendukungnya. “Misalnya untuk urusan jual beli tanah, tentunya perlu tanda gan seorang Kades dan haruskan menunggu Kadesnya pulang dari Kota,” tuturnya.

“Kini, masyarakat merasa kecewa atas apa yang dilakukan Hanafi Kades Desa Angon Angon. Amburadul, apa lagi setiap program apapun jenisnya yang ada di desa, apa katanya kades,” tambahnya.

Hanafi pun membantah mentah-mentah kalau dirinya pernah ditegur oleh Camat, itu tidak benar, mana berani Camat negur saya ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh media okedailycom.tanggal 25-02-2022, menyebutkan :
Sedangkan Camat Arjasa Husairi Husen saat dikonfirmasi menerangkan, jika kecamatan telah berulangkali memberi teguran dan peringatan tetapi Hanafi Kepala Desa Angon-Angon tak bergeming.

“Kami sudah mencoba menegur dan memperingatkan Kepala Desa Angon-Angon melalui surat teguran, malah sampai dua kali dan kami layangkan tembusannya sampai ke Bupati tapi tidak diindahkan,” terangnya.

Tentunya, kata Camat Arjasa, Kepala Desa Angon Angon sebagai mantan polisi lebih paham dan tahu apa yang menjadi kewajibannya sebagai kades. “Kami sebatas menegur saja dan kami tidak punya wewenang penuh karena dia (Hanafi, red) SK Bupati,” keluhnya.

Terakhir Camat Arjasa mengutarakan, “kami tidak berani memaksakan sekali lagi kami sudah berupaya memberikan teguran namun tidak diindahkan apa boleh buat sekedar mengingatkan,” tutup Husairi di akhir perbincangan.

Baca Juga: RSUD Abuya Kangean Tak Selesai, Kontraktor Harusnya Putus Kontrak, Ada Apa ? http://Rsud

Media ini tertarik menelusuri lebih dalam tentang desas-desus kabar bahwa pelayanan di Desa Angon-angon terbengkalai.kwknews.menghubungi via handphone Sekdes Desa Angon-angon yaitu Rahmat, ia menyatakan,

“soal pelayanan lancar dan tidak ada masalah ditanya soal pelayanan akte tanah, sama saja tidak ada masalah, hanya jika tanah bermasalah, desa tidak berani mengadakan perubahan secara langsung, tapi tetap diupayakan penyelesaian baik kekeluargaan maupun secara hukum( litigssi ) ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *