Ini Respon Nur Jannah, Caleg PKB, Jika Sistem Pemilu Berubah

Ini Respon Nur Jannah, Caleg PKB, Jika Sistem Pemilu Berubah
Nur Jannah Berkunjung ke UMKM Produksi Petis Milik Bu Sri ( Ketua AMJ )( 26/05/2023)

SUMENEP, kwknews.id- Politisi PKB Nur Jannah, menyatakan sistem apapun yang mungkin diterapkan dalam Pileg 2024, para Caleg harusnya tetap dalam kerangka berfikir membesarkan PKB, tidak parsial hanya untuk kepentingan pribadinya.jawaban ini dilontarkan oleh Nur Jannah Caleg PKB insyaAllah nomor urut 3 ini saat ditanya tentang kemungkinan Mahkamah Konstitusi dalam putusannya mengarah kepada Proforsional tertutup.

Mbak Nong, Srikandi Hukum Yang Santri Nyaleg Di PKB Dapil Satu

Caleg cantik Nur Jannah sowan ke Ponpes Suryalaya Kebunan Sumenep

Menurut Nur Jannah, MK sebenarnya tidak pernah memutuskan sistem Pemilu terbuka atau tertutup, yang ada adalah cara Penetapan calon terpilih.

Pada tahun 2014 misalnya, penentuan kursi dilakukan dengan memakai metode Quote Harre atau BPP (Bilangan Pembagi Pemilih) Sedangkan pada pemilu 2019 menggunakan teknik Sainte Lague murni untuk penentuan kursi partai.ujarnya.

Ditanya semisal kembali kepada sistem tertutup atau gampangannya pakai Nomor urut, kembali Mbak Nung menjawab secara deplomatis, saya tidak yakin, karena jika itu terjadi berarti kemunduran dalam perpolitikan Indonesia. Namun demikian kita harus siap menerima realitas politik yang mungkin terjadi. Soal Nomor Urut tentu akan menjadi pertimbangan politik Parpol. Menurutnya Parpol bergerak butuh modal, maka nomor urut jadi, anggaplah nomor urut 1 dan 2 wajib berkonstribusi pada Partai, sebab jika tidak, ini akan merugikan Partai dan partai harus mencari Caleg yang siap membiayai Partai untuk mobilisasi dan perjuangan agar kursi sesuai tarjet. Maaf Ini hanya pemikiran dangkal saya, yang belum tentu sama dengan pemikiran yang lain.pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *