Ketua KWK Mendukung Pernyataan Suhu Aktifis Asal Masalembu

SUMENEP, kwknews.id – Heboh beberapa hari terahir ini, akibat Voice Note suara Abd. Rahman Suhu, seorang Tokoh Kepulauan yang berasal dari Pulau Masalembu, voice note tersebut lantang menggelegar bagaikan suara macan menggaung, yang pokok intinya mengkritik Kebijakan Bupati Ach.Fauzi yang tidak perhatian terhadap kepulauan hususnya pulau masalembu diantaranya : 1. PLTD ( sudah mati selama 2 tahun ), 2. Pejabat Camat dan PNS lainnya sering bolos. 3. Pejabat asli Masalembu kok dilempar dan yang semestinya di pertahankan di pulau Masalembu bahkan kalau bisa di angkat menjadi camat khususnya orang masalembu yang menurut kepangkatan nya layak untuk menjadi camat Masalembu sekcam tersebut .

Abd Rahman Suhu ( Ketua Umum DPP LMA )

Suhu panggilannya merupakan Ketua Umum DPP Laskar Macan Asia (LMA) berkantor di jakarta timur Cawang Gedung Lantai 5/10B Yang juga Advokat kawakan sudah tidak asing lagi di dunia hukum bahkan dunia politik pun di geluti.

Untuk menelusuri kebenaran voice note yang beredar tersebut, media ini mencoba menghubunginya, dan dibenarkannya.

“Saya sudah muak dengan kebijakan yang diambil Bupati Ach. Fauzi, tidak memperhatikan keluhan warga sebagai rakyatnya.yang paling menyakitkan mengangkat pejabat berdasarkan like dislaike.ini sudah tidak benar”

Sontak beberapa Loyalis Ach.Fauzi, menyindir dan mengkritisi dengan nada sinis terhadap Voice Note Suhu tersebut. Suhu dalam beberapa Grup WA (WhatsApp) menyampaikan tidak masalah itu hal biasa.

“Sindir menyindir sudah hal biasa, asalkan saya selaku putra kepulauan harus dan wajib hukumnya membela kpulauan itu sendiri, dan tudak akan menjadi pecundang selama kepulauan kami masalembu dan sahabat kepulauan lainnya harus wajib kita bela itulah nafas jiwa raga kepulauan jangan sampai kepulauan di anak tirikan karena kepulauan adalah akses utama penghasil perikanan dan restoraksi perubahan yg berarti inilah seorang addur tetap pada pendiriannya”

Terkait voice note Suhu, Ketua Komunitas Warga Kepulauan ( KWK ) H. safiudin, menyampaikan “saya mendukung maksud dari voice note dari saudaraku Suhu, kepulauan manapun jangan dianaktirikan apalagi di terimaginalkan secara massif dan terstruktur, ini bahaya bagi Ach.Fauzi.

Media ini mencoba mengorek apa makna dari narasi bahaya, H. Piu hanya berujar begitulah jangan dilebarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *