Ketua KWK Persoalkan Penjarahan PJU, Akhirnya DISHUB laporkan Kepada Polsek Kangayan

SUMENEP, kwknews.id – Sempat terjadi silang pendapat tentang penjarahan PJU di desa Kangayan Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep Jawa Timur, pasalnya pengunggah Penjarahan PJU dibantah oleh LSM Kompak, LSM Kompak berdasarkan klarifikasi Camat Kangayan.

Baca juga :Ketua LPK KP Buka Suara, Unras Harusnya tidak Terjadi jika Pihak BPN Jadi Wasit Yang Adil

Baca juga :Polsek Kangean Polres Sumenep Ringkus Seorang Pengedar Sabu di Kediamannya

Sebagaimana telah ramai diperbincangkan di Grup WhatsApp Komunitas Warga Kepulauan ( KWK ), pada tanggal 22 september 2022 bahwa telah terjadi penjarahan 2 UNIT PJU di desa Kangayan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Kejadian ini diketahui berawal dari unggahan Hamzah asal desa Duko Kangean, seorang wartawan kwknews.id lengkap dengan gambar PJU dan Pick up pengangkutnya. Namun selang beberapa menit kemudian LSM KOMPAK RIADI, SH., MM, mendapatkan WhatsApp dari Camat Kangayan, yang intinya menyatakan tidak ada penjarahan akan tetapi hanya dipindah tempat, sontak bantahan itu menuai reaksi perlawanan dari pihak-pihak yang meyakini adanya penjarahan, seorang LSM bernama Muchtar Rafik alias Itang anti apes, menyatakan benar telah terjadi penjarahan dan pernyataan Camat itu bohong.

Crensort GRUP WASHAP KWK
Crensort GRUP WASHAP KWK

Kemudian kwknews.id menghubungi pihak Dishub bernama WINI, ia menyatakan telah datang bersama team Dishub dan benar adanya penjarahan tersebut, setidaknya ada 2 PJU yang digelapkan, wini menambahkan setelah ditanyakan kepada Camat Kangayan, pk camat bilang tidak tahu. Namun jelang beberapa saat ada barang yang dikembalikan ke kantor kecamatan hingga saat ini ada 2 batery dan 2 tenaga surya yang hilang, ujarnya.

Baca juga: MELANGGAR NILAI KESUSILAAN DAN KESOPANAN DAPAT DI PIDANA?

SPT TEAM DISHUB
SPT TEAM DISHUB

Pihak Dishub sudah melaporkan kejadian penjarahan tersebut kepada POLSEK Kangayan, namun masih melengkapi persyaratan, kami disuruh melengkapi berita acara barang dan kepemilikan, padahal kami sudah membawa surat pernyataan berkop dinas dan berstempel. Jadi hingga hari ini kami belum diberi x lapor ( LP ).

Baca juga: Kaidah-Kaidah Sosial; Sebuah Pengantar

Ketua Komunitas Warga Kepulauan( KWK) sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan yang paling disesalkan adalah pernyataan camat kangayan yang seolah-oleh melindungi dan menutup-nutupi kejadian penjarahan tersebut. Mestinya Camat turut menjaga fasilitas umum tersebut jangan justru berkomplot.

Kapolsek Kangayan dimintai klarifikasi via WashatApp, hingga berita ini dinaikkan belum ada jawaban.( NJ )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *