Kliennya Dikorting 3 Tahun Oleh MA, Nur Jannah: Keadilan Itu Masih Ada Di Mahkamah Agung

Kliennya Dikorting 3 Tahun oleh MA, Nur Jannah: Keadilan Itu Masih Ada di Mahkamah Agung.
Foto : Nur Jannah.SH.MH

SUMENEP, kwknews.id-Dari awal kami di LPMA Banhum berkeyakinan klien kami pasti dapat keadilan. Dilihat dari konstruksi hukumnya, klien kami harusnya dibebaskan oleh Mahkamah Agung RI, bukan hanya pengurangan hukuman menjadi 2,6 tahun dari vonis sebelumnya yang diputus oleh PN dan PT selama 5,6 tahun. Hal ini disampaikan salah satu Penasihat Hukum Nur Jannah, SH., MH, di saat menjenguk kliennya (DW), di Rutan Sumenep (25/07/2023).

Ketua LPK KP Apresiasi POLRES Sumenep, Telah Membentuk Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dipelajari dari bangunan kasusnya, menurut Nung, sapaan akrab Nurjannah, (DW) diduga kuat dijebak oleh oknum Reskoba inisial W, A, dan oknum Anggota Polsek Batuputih inisial C. Peristiwa ini terungkap dalam persidangan dan terurai dalam bukti di HP milik terdakwa ( DW ).

Yang kedua, perkara dengan Register Nomor: 170/Pid.Sus/2022/PN Smp dan Nomor: 89/PID.SUS/2023/PT SBY, kami temukan fakta cacat formil. Klien kami tidak didampingi oleh PH saat penyidikan di Polres, walaupun Polres telah menunjuk PH DW yaitu JMD, namun dalam berita acara tidak nampak adanya pendampingan tersebut dan dipersidangan terkonfirmasi bahwa DW tidak pernah tahu, tidak pernah kenal atau dikenalkan baik oleh penyidik ataupun JMD sendiri. Bahkan diperkuat oleh kesaksian keluarga DW keluarga DW pernah menemui JMD dan mengakui bahwa ia hanya tanda tangan BAP tapi tidak kenal dan tidak ketemu DW.

Menurut ketentuan hukum, DW wajib didampingi PH karena pasal yang dijeratkan, ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara, sebagaimana ketentyan pasal 18 ayat ( 4) UU Nomor 39 Tahun1999 dan pasal 14 ayat( 3) hutuf d UU nomor 12 Tahun 2005. Sehingga berdasarkan Yurisprodensi MA RI :
1. Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1565 K/Pid/1991 tertanggal 16
September 1993;
2 .Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 367 K/Pid/1998 tertanggal 29 Mei
1998; dan
3 Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 545 K/Pid.Sus/2011,
maka Harusnya klien kami dibebaskan.

Walaupun klien kami tidak sepenuhnya dapat keadilan sesuai keinginan, tapi keadilan itu masih ada di Mahkamah Agung RI. Putusan kasasi dalam perkara ini menurunkan hukuman DW dari yang sebelumnya 5,6 tahun menjadi, 2,6 tahun.

Ditanya apakah akan mengajukan upaya hukum lagi, Mbak Nung menyatakan, upaya hukum luar biasa masih ada, berupa Peninjauan Kembali ( PK ), namun perlu Novum. Terkait ini PK dimungkinkan demi nama baik klien kami, namun secara substansi pemidanaan klien kami domungkinkan bebas bersyarat sekira 4 bulan lagi. Pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa DW ditangkap Reskoba pada tahun 2022 di kawasan terminal sumenep, berikut melalui persidangan, DW ahirnya dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan BB 0,40gr. dengan vonis 5 tahun 6 bulan, setelah Banding, PT juga menguatkan putusan PN nomor : 170/pidsus/2022/PN.SMP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *