Mengawal Zona Integritas dan APM, Ketua PA.Pamekasan, Tunjuk Role Model dan Keluarkan dua SK Team

Pamekasan,kwknews.co.id- Dalam rangka mengawal Zona Integritas(ZI) dan Akreditasi Penjaminan Mutu,(APM) Ketua Pengadilan Agama,M.Syaefuddin.SHI.M.Sy.mengeluarkan dua SK  sekaligus diantaranya SK NOMOR: W13-A/660/OT.00/SK/3/2022.Tentang Pembentukan Tim Pelaksanaan Zona Integritas Pengadilan Agama Pamekasan,Nomor: W13-A29/657/OT.01.3/SK/3/2022,Tentang Penunjukan TIM Akreditas Penjaminan Mutu Pada Pengadilan Agama Pamekasan

Dalam rapat  yang dipimpin olek Ketua PA.PMK, bertempat di Lantai 2 Media Center Pengadilan Agama Pamekasan pada tanggal ( 16/03/2022 )Dalam prolog singkatnya,Ketua  menyampaikan, Rapat ini khusus untuk ZI dan APM, mengingat waktu yang sangat terbatas, yang tidak terkait dua materi ini di rapat lain.

SK saya keluarkan 2 sekaligus agar dijadikan pedoman dasar dalam bekerja, diharapkan masing-masing area bekerja penuh tanggung jawab,terarah, terstruktur, massif dalam komando, Koordinator Area.

 Syaefuddin, juga mempersilahkan semua teman-teman ASN, mulai dari bawah dapat menyampaikan ide cerdasnya sebagai pertimbangan inovasi.

Ketua PA Pamekasan yang baru 2 bulan bertugas ini, menyinggung tentang Perlunya inovasi Kantin, termasuk pundi-pundi pemasukan.Ketua juga merencanakan adanya update Role Model( agen perubahan) yang diikuti oleh seluruh karyawan PA.Pamekasan, pemilihannya diupayakan menggunakan online. Ditegaskan Role Model adalah seseorang yang memberikan teladan dan berperilaku yang bisa diikuti oleh orang lain.

Dalam sesi tanya jawab, Pegawai Safiudin, menyampaikan usul terkait Kantin, menurut Piu panggilan akrabnya, bahwa Kantin pada dasarnya tidak dilarang, namun keberadaannya perlu penataan sehingga menjadi sebuah inovasi, dan dapat dimasukkan ividen.

Apa itu Zona Integritas dan Akreditasi Penjaminan Mutu ?

Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sedangkan,Akreditasi adalah suatu pengakuan terhadap lembaga yang diberikan oleh badan yang berwenang setelah dinilai bahwa lembaga tersebut memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu.

Adapun Penjaminan Mutu adalah serangkaian proses yang saling berhubungan untuk mengumpulkan, menganalisis dan melaporkan data mengenai kinerja dan pelayanan untuk ditindaklanjuti dengan program peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Akreditasi Penjaminan Mutu Pengadilan merupakan suatu penilaian menyeluruh yang dilakukan oleh Tim Penjaminan Mutu (TPM) untuk menentukan peringkat pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan seluruh aktivitas penjaminan mutu pada Pengadilan. Kegiatan akreditasi tersebut merupakan pengembangan dari kegiatan sertifikasi ISO yang dilakukan oleh pengadilan untuk mencapai optimalisasi, efisiensi dan profesionalisme pelaksanaan kegiatan di lingkungan pengadilan.( po )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *